Mushaf al-Quran Tahun 1933-1983 di Indonesia

Generasi pertama pencetak al-Qur’an di Indonesia adalah Abdullah bin Afif Cirebon yang telah memulai usahanya sejak tahun 1930-an serta Salim bin Sa’ad Nabhan Surabaya. Usaha di bidang ini kemudian disusul oleh Penerbit Al-Ma’arif Bandung yang didirikan oleh Muhammad bin Umar Baharatha pada tahun 1948.

Pada 1950-an penerbit mushaf di Indonesia di antaranya adalah Sinar Kebudayaan Islam dan Bir & Company. Penerbit Sinar Kebudayaan Islam menerbitkan mushaf pada tahun 1951, sementara Bir & Company mencetak mushaf dengan tanda tashih dari Jam’iyyah al-Qurra’ wal Huffazh tertanggal 18 April 1956. Pada 1960-an Penerbit Toha Putra Semarang memulai kegiatan yang sama, lalu disusul Penerbit Menara Kudus.

Penerbit lainnya pada sekitar periode ini adalah Tintamas, dan beberapa penerbit kecil lainnya. Sampai dengan dasawarsa 1970 dan 1980 sejumlah penerbit di atas masih merupakan “pemain utama” dalam produksi mushaf di Indonesia. Pada periode tersebut juga muncul sejumlah penerbit mushaf baru di berbagai kota, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Demikian pula pada dasawarsa 1990. Sejak dasawarsa 2000, beberapa penerbit yang semula hanya menerbitkan buku keagamaan mulai tertarik untuk menerbitkan mushaf.

Untuk kepentingan umat Islam di Indonesia, Mushaf al-Qur’an Rasm Utsmani dan Mushaf al-Qur’an “Bahriyah” kemudian ditulis oleh putra Indonesia. Mushaf dengan rasm utsmani oleh khatthat Ustdz Muhammad Syadzali Sa’ad, dan mushaf “Bahriyah” ditulis oleh Ustadz Abdur Razaq Muhili, tahun 1984-1989. Sedangkan mushaf Bralille diterbitkan dan diproduksi, di antaranya oleh Koperasi Karyawan Abiyoso, Bandung. Demikianlah sekilas perkembangan penulisan mushaf di Indonesia yang diawali dengan semangat masing-masing penerbit dalam kegiatan tersebut. Penulis merasa cukup pendahuluan di atas untuk memulai materi kajain mushaf ini sejak tahun 1933 sampai 1983. Berikut beberapa mushaf al-Quran di Indonesia yang dapat di amati dari tahun 1933-1983:

a. Mushaf Cetakan Abdullah bin Afif, Cirebon 1933

Mushaf ini ditashih oleh H. Ahmad Badawi, Kaliwungu, Kendal, pada tahun 1933. Mushaf tersebut merupakan reproduksi cetakan Bombay, India dan merupakan generasi awal cetakan mushaf al-Qur’an di Indonesia.

b. Mushaf Cetakan Penerbit al-Ma’arif, Bandung 1950-an

Penerbit al-Ma’arif, Bandung, Jawa Barat, didirikan oleh Muhammad bin Umar Bahartha pada tahun 1948, menysul generasi pertama pencetak mushaf al-Qur’an di Indonesia yang dipelopori oleh Abdullah Afif Cirebon. Mushaf cetakan al-Ma’arif, 1950-an ini adalah merupakan reproduksi cetakan Bombay dengan tambahan “Kitab Tajwid” dan do’a khatmil qur’an di bagian akhir mushaf.

c. Mushaf Sinar Kebudayaan Islam, Jakarta 1951

Reproduksi cetakan Bombay dengan halaman tambahan di akhir mushaf berupa hiasan makharijul huruf, daftar juz dan surah serta doa khatmil qur’an yang ditulis oleh khattat Abdul Razaq Muhili.

d. Mushaf Pustaka al-Haidari Kutaraja dan Pustaka Andalus Medan, 1951-1952

Mushaf ini juga merupakan reproduksi dari cetakan Bombay, India yang negeri asalnya mushaf ini dicetak kira-kira 10 tahun sebelumnya, yaitu pada Rabiul Akhir 1359 H/Mei-Juni 1940. Di bagian belakang mushaf ditambah dengan do’a khatmul Qur’an, tulisan dengan judul “i’lan” dan sebuah pesan yang ditulis oleh penulis mushaf.

e. Mushaf Tintamas, Jakarta 1954



Mushaf ini merupakan reproduksi dari mushaf cetakan Bombay dengan tambahan di bagian belakang mushaf sebanyak 13 tambahan, berupa Ilmu Tajwid yang disusun oleh Muhammad Ali al-Hamidi, tanda waqaf, tashih oleh Haji Abdul Malik Karim Amrullah dan Muhammad Zein Jambek, serta daftar surah dan juz. Pada surat al-Fatihah dan 4 awal surat al-Baqarah diberi hiasan berwarna merah, setiap awal surat diberi hiasan yang berbeda, di akhir surat al-Nas ditambah dengan do’a khatmil Qur’an.

f. Mushaf Ibnu Sutowo, 1970-an

Perencana pembuatan mushaf ini adalah H.M. Umar Murad dan ditulis oleh Muhammad Syadzali. Pembuat hiasan bingkai mushaf adalah Azhari Nur dan H. Muzammil. Mushaf ini diterbitkan oleh Yayasan Pendidikan Al-Qur’an dengan bantuan pemerintah Arab Saudi. Selesai ditashih oleh Lajnah Pentashih Mushaf al-Qur’an pada tanggal 18 Rabi’l Awal 1400 H/5 Februari 1980.

g. Mushaf al-Quran Pojok Menara Qudus, 1974

Mushaf ini mendapatkan izin edar dari Kepala Lembaga Lektur Keagamaan tertanggal 29 Mei 1974. Di dalam mushaf ini tidak dicantumkan nama penulisnya, namun dapat dipastikan bahw khat mushaf ini ditulis oleh Musthafa Nazif, Turki. Di bagian belakang mushaf terdapat tambahan bacaan al-Quran yang perlu diperhatikan yang disusun oleh Kyai Sya’roni Ahmadi, Kudus serta ditashhih dan disempurnakan oleh Kyai Arwani Amin Kudus.


Pada bagian belakang juga terdapat surat tanda tashhih dari lajnah pentashih dan di bawahnya ada pernyataan cetakan al-Quran ini telah diperiksa dan diteliti oleh Kyai Arwani Amin, Kyai Hisyam, dan Kyai Sya’roni Ahmadi.

Sekian beberapa mushaf al-Quran dari Indonesia yang berkembang sejak tahun 1933-1983. Uraian beberapa aspek teks dan visualnya dapat dilihat di bawah ini:

Mushaf Dunia Islam
NO PENERBIT ASPEK TEKS DAN INFORMASI MUHAF
1 Abdullah bin Afif, Cirebon Aspek Teks
(1) Rasm (2) Khat/Tulisan (3) Qira'at
Imla'i Naskhi -
Informasi Mushaf
(4) Tahun (5) Iluminasi (6) Penulis/Asal
1933 - Reproduksi cetakan Bombay
2 Al-Ma’arif, Bandung Aspek Teks
(1) Rasm (2) Khat/Tulisan (3) Qira'at
Usmani Naskhi Hafz
Informasi Mushaf
(4) Tahun (5) Iluminasi (6) Penulis/Asal
1950-an - Reproduksi cetakan Bombay
3 Sinar Kebudayaan Islam, Jakarta Aspek Teks
(1) Rasm (2) Khat/Tulisan (3) Qira'at
Usmani Naskhi -
Informasi Mushaf
(4) Tahun (5) Iluminasi (6) Penulis/Asal
1951 - Abdul Razaq Muhili
4 Pustaka
al-Haidari Kutaraja dan Pustaka Andalus, Medan
Aspek Teks
(1) Rasm (2) Khat/Tulisan (3) Qira'at
Usmani Naskhi Hafz
Informasi Mushaf
(4) Tahun (5) Iluminasi (6) Penulis/Asal
1951-1952 Tidak menggunakan hiasan pada bagian samping, tetapi hanya menggunakan garis lurus Reproduksi cetakan Bombay
5 Tintamas,
Jakarta
Aspek Teks
(1) Rasm (2) Khat/Tulisam (3) Qira'at
Usmani Naskhi Hafz
Informasi Mushaf
(4) Tahun (5) Iluminasi (6) Penulis/Asal
1954 - Reproduksi cetakan Bombay
6 Yayasan Pendidikan Al-Qur’an Aspek Teks
(1) Rasm (2) Khat/Tulisan (3) Qira'at
Usmani Naskhi Hafz
Informasi Mushaf
(4) Tahun (5) Iluminasi (6) Penulis/Asal
1970-an - Muhammad Syadzali
7 Menara Qudus Aspek Teks
(1) Rasm (2) Khat/Tulisan (3) Qira'at
Usmani
Naskhi
Hafz
Informasi Mushaf
(4) Tahun (5) Iluminasi (6) Penulis/Asal
1970-an - Musthafa Nazif

Selama beberapa dasawarsa sejak awal tahun 1930-an, produksi mushaf di Indonesia didominasi oleh cetak ulang “Qur’an Bombay” yang berciri huruf tebal. Keadaan itu berlangsung hingga tahun 1970-an. Ketika Penerbit Kudus mulai mencetak “al-Quran Sudut” untuk memenuhi kebutuhan para santri yang belajar menghafal al-Qur’an. Demikian sekilas sejarah percetakan dan beberapa Mushaf di Indonesia yang diketengahkan. Kiranya informasi kesejarahan ini dapat menambah pengetahuan kita, khususnya terkait bagaimana para penerbit Mushaf tersebut berhasil menerbitkan mushaf al-Qur’an sehingga menjadi mushaf standar mushaf di Indonesia dengan cerdas dan tidak melupakan aspek kesejarahannya.

REFERENSI


Abdul ‘Aziz Sidiqi, Sekilas tentang Mushaf Standar Indonesia, dalam Perkembangan Mushaf, Terjemahan, dan Tafsir Al-Qur’an di Indonesia, Lajnah Pentashih Mushaf Al-Qur’an Badan Litbang dan Diklat Kementrian Agama RI, 2011
Ali Akbar, Perkembangan Mushaf Al-Qur’an di Indonesia, dalam Mushaf Al-Qur’an di Indonesia, Gedung Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal TMII: Jakarta, 2011
Ali Akbar, Pencetakan Mushaf Al-Qur’an di Indonesia,  http://qur’annusantara.com

SEKIAN

Mushaf Indonesia, Mushaf cetakan 1933-1983, Mushaf Pojol, Mushaf Menara Kudus, Mushaf Ibnu Sutowo, Mushaf Tintamas,

Posting Komentar

[facebook][blogger]

Author Name

{picture#http://1.bp.blogspot.com/-_307Ah0ton8/VGkfo2ZBEsI/AAAAAAAACys/RDRvS3VgoD4/s1600/Rul%2BPengakuan%2BDiri.jpg} Putra Duri yang suka berpetualangan, dari Enrekang di SulSel ke SulTra Kolaka, kemudian malang melintang di Jawa hingga ke Jakarta sampai berlabuh di Depok bersama si Dia. Sosok pegiat Tafsir Ilmi ini, juga hobby Futsal, Khataman, Tennis Meja, Blogging, dan renang. {facebook#https://web.facebook.com/RulHas.SulTra} {twitter#https://twitter.com/RulHasBS} {google#https://plus.google.com/+HasrulBS} {youtube#https://www.youtube.com/user/Zulhas1} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/hasrul-bs-31102835/}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.