Cucu-cucu Rasulullah SAW


Salam Sobat - SQ Blog, melanjutkan beberapa postingah kami mengenai Sirah Islam sebelumnya, kali ini admin akan berbagai satu hal lagi mengenai keluarga Nabi Muhammad Saw, yaitu siapa saja Cucu-cucu Rasulullah Saw. Berikut uraiannya Sobat:

1. Hasan bin Ali bin Abu Thalib r.a (3 - 50 H)

Hasan dilahirkan pada bulan Ramadhan tahun ke-3 Hijriyah menurut kebanyakan para ulama, diantaranya Ibnu Hajar. (Fathul Bari' Juz VII, hal. 464) Dia adalah putra sulung khalifah Ali bin Abu Thalib dengan Fatimah. Postur dan paras mukanya mirip dengan Rasulullah Saw.

Dia diangkat sebagai khalifah sepeninggal ayahnya. Namun beliau tidak lama memegang amanah tersebut untuk menghindari pertumpahan darah sesama muslim. Untuk itu, dia menyerahkan kursi kekhalifahan kepada Muawiyah. Beliau meninggal dunia di Madinah.

2. Husein bin Ali bin Abu Thalib r.a (4 - 71 H)

Putra kedua dari perkawinan Ali bin Abu Talib dengan Fatimah ialah Husein, adik dari Hasan. Beliau dilahirkan pada bulan Sya’ban tahun ke-4 Hijriyah. Diriwayatkan bahwa Rasulullah Saw mentahnik (yakni mengunyahkan kurma kemudian dimasukkan ke mulut bayi dengan digosokkan ke langit-langitnya -pent.), mendoakan dan menamakannya Husein. Demikianlah dikatakan oleh Ibnu Katsir dalam "Al-Bidayah wa al-Nihayah, Juz VIII, hal. 152". Husein meninggal dunia dalam perang Karbala tanggal 10 Muharam 61 H/680 M.

3. Ali bin Al-Husein Zainal Abidin (Wafat 93 H)

Nama sebenarnya adalah Ali bin Husein bin Ali bin Abi Thalib, neneknya adalah Fatimah al-Zahra binti Rasulillah. Terkadang ia disebut dengan Nama Abu Husein atau Abu Muhammad, sedangkan nama panggilannya adalah Zainal Abidin dan Al-Sajad karena kebanyakan melakukan shalat dimalam hari dan di siang hari.

Ali bin Husein Zainal ‘Abidin dianggap sebagai ulama yang paling masyur di Madinah dan pemimpin ulama tabi’in di sana. Hal ini keterangan yang diriwayatkan oleh Jabir bin Abdillah, dan yang diriwayatkan Ibnu Abbas.

Para ulama sepakat bahwa Ali bin Husein ini anak paling kecil dari Husein yang selamat, sedangkan kakak-kakaknya dan kedua orang tuanya terbunuh sebagai syuhada. Zainal Abidin kecil selamat dari pembunuhan keluarga Rasulullah, ketika itu ia sedang terlentang diatas tempat tidur karena sakit, sehingga keadaanya luput dari pembunuhan, saat itu usianya 23 tahun. Allah melindungi dan menyelamatkannya.

Zainal Abidin wafat pada tahun 74 H di Madinah dalam usia 58 tahun dan dimakamkan di Baqi. Riwayat lain dikatakan ia wafat pada tahun 93 H dalam usia 57 tahun.

4. Ummi Kultsum binti Ali bin Abu Thalib (Wafat 75 H)

Namanya adalah Ummu Kultsum binti Ali bin Abi Thalib, orang yang pertama kali masuk Islam dari golongan anak, memiliki kedudukan yang tinggi dan posisi yang luhur di sisi Rasulullah. Beliau juga putri khalifah Rasyidin yang keempat. Ibu beliau adalah ratu wanita ahli jannah, Fathimah binti Rasulullah, sedangkan kedua saudaranya adalah pemimpin pemuda ahli jannah dan penghibur hati Rasulullah, yaitu Hasan dan Husein.

Amirul Mukminin, Umar bin Khathab al-Faruq, Khalifah Rasyidin yang ke-2 mendatangi ayahnya untuk meminang beliau. Akan tetapi, mulanya Ali bin Abi Thalib meminta ditunda karena Ummu Kultsum masih kecil. Umar berkata: “Nikahkanlah aku dengannya wahai Abu Hasan, karena aku telah memperhatikan kemuliannya, yang tidak aku dapatkan pada orang lain.” Maka Ali meridhainya dan menikahkan Umar dengan putrinya pada bulan Dzulqa’dah tahun 17 Hijriyah dan hidup bersama hingga terbunuhnya Umar. Dari pernikahannya mendapatkan dua anak, yaitu Zaid bin Umar al-Akbar dan Ruqayyah binti Umar.

SEKIAN
Salam - SQ BLOG


Sumber:

>> Muhammad Umar Sewed, Riwayat Hidup Al-Hasan dan Wafatnya
>> Abu Bakar al Jazairy, Al-‘Ilmu wa al-Ulama, Kairo: Daar al-Kutub al-Salafiyyah
>> Mahmud Mahdi al-Istanbuli dan Musthafa Abu al-Nashr asy-Syalabi, Nisa’ Haular Rasul

Cucu Rasulullah, Cucu Nabi Muhammad, Hasan, Husein, Zainal Abidin, Ummu Kultsum, sirah Islam

Label:

Posting Komentar

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.