Kenapa bisa dan mengapa pertumbuhan JANIN dapat catat?

Salam hangat semuanya,... moga di tanggal tua ini tetap semangat, teguh pantang menyerah, pastinya setelah melewati kesusahan pasti ada kemudahan. Kan sebentar lagi tanggal muda, heheheeee....

Menata, memaknai, memperdalam, mengingatkan, dan mereview merupakan sederetan kata yang memanggil admin di keheningan malam ini tuk memejamkan hati sejenak melihat ulang beberapa pesan dalam postingan artikel admin berikut, Kasus Kehamilan dan Kebolehan Aborsi. Pesan tersebut ialah; apa, bagaimana, kenapa bisa dan mengapa pertumbuhan JANIN dapat mengalami catat?

Satu bagian postingan tersebut sengaja diulang kali ini semata-mata menekankan bahwa sebenarnya kelainan janin (CACAT), dapar dihindari sejak dini dengan memperhatikan tuntunan dalam memilih pasangan. -(Suami & Istri)- Lalu bagaimana tuntunan yang dimaksud, berikut tipsnya:

"Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; ibu-ibu isterimu (mertua); anak-anak isterimu yang dalam pemeliharaanmu dari isteri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan isterimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya; (dan diharamkan bagimu) isteri-isteri anak kandungmu (menantu); dan menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". (Q.S. al-Nisa': 28)

Maksud ibu di atas ialah ibu, nenek dan seterusnya ke atas. Dan yang dimaksud dengan anak perempuan ialah anak perempuan, cucu perempuan dan seterusnya ke bawah, demikian juga yang lain-lainnya. Sedang yang dimaksud dengan anak-anak isterimu yang dalam pemeliharaanmu, menurut jumhur ulama termasuk juga anak tiri yang tidak dalam pemeliharaannya.

Renungi ayatnya berikut:

حُرِّمَتْ عَلَيْكُمْ أُمَّهَاتُكُمْ وَبَنَاتُكُمْ وَأَخَوَاتُكُمْ وَعَمَّاتُكُمْ وَخَالَاتُكُمْ وَبَنَاتُ الْأَخِ وَبَنَاتُ الْأُخْتِ وَأُمَّهَاتُكُمُ اللَّاتِي أَرْضَعْنَكُمْ وَأَخَوَاتُكُمْ مِنَ الرَّضَاعَةِ وَأُمَّهَاتُ نِسَائِكُمْ وَرَبَائِبُكُمُ اللَّاتِي فِي حُجُورِكُمْ مِنْ نِسَائِكُمُ اللَّاتِي دَخَلْتُمْ بِهِنَّ فَإِنْ لَمْ تَكُونُوا دَخَلْتُمْ بِهِنَّ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ وَحَلَائِلُ أَبْنَائِكُمُ الَّذِينَ مِنْ أَصْلَابِكُمْ وَأَنْ تَجْمَعُوا بَيْنَ الْأُخْتَيْنِ إِلَّا مَا قَدْ سَلَفَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ غَفُورًا رَحِيمًا.

Insya Alllah, dengan mengikuti tuntunan di atas, akan terlepas dari gangguan gen pada keturunan yang dapat menyebabkan penyakit genetik. Seperti pada kasus Sindroma Down dan jenis kelainan lainnya dikaitkan dengan dua faktor bebas, yaitu hubungan sedarah dan usia ibu yand sudah lanjut. Solusi akan pemilihan pasangan yang benar sesuai tuntunan di atas, yaitu hubungan darah yang jauh adalah tepat untuk menghindari janin yang catat.

Lalu, apakah ada hal? Menurut penelitian makanan dan minuman turut serta dalam mempengaruhi kesehatan janin. Disebutkan bahwa minuman-minuman keras yang dikomsumsi orang tua dapat berpengaruh dan berefek catat pada janin.

Masih adakah hal lain? Juga diungkapkan bahwa pelecehan seksual turut dominan saat ini mengakibatkan banyaknya janin yang terlahir catat. Pelecehan seksual yang semakin merajalela, memudahkan tersebarnya beragam penyakit menular seksual -STD- (Sexually transmitted disease). Seorang anak yang yang dilahirkan oleh ibu yang terserang STD dapat kehilangan penglihatan atau mengalami kerusakan otak. Tentu, solusi masalah ini dipecahkan dengan pelarangan dalam perbuatan yang mengarah pada pelanggaran seksual.

Dengan demikian, sangat keliru jika menganggap kelainan pada janin (CACAT) sebagai suatu kewajaran dengan bingkai "itu karena sudah takdir" karena akar penyebabnya adalah manusia itu sendiri. Karenanya, penyakit keturunan, sindroma down, kelainan seksual, dan hal terkait lainnya yang selama ini dikambing hitamkan sebagai penyebab JANIN CATAT dapat diatasi sejak dini. Yaitu, memilih pasangan yang benar (Q.S. al-Nisa': 23) dan hidup dengan pola sehat.

Semoga ini menjadi renungan kita,... semoga bermanfaat, SEKIAN !

Posting Komentar

[facebook][blogger]

Author Name

{picture#http://1.bp.blogspot.com/-_307Ah0ton8/VGkfo2ZBEsI/AAAAAAAACys/RDRvS3VgoD4/s1600/Rul%2BPengakuan%2BDiri.jpg} Putra Duri yang suka berpetualangan, dari Enrekang di SulSel ke SulTra Kolaka, kemudian malang melintang di Jawa hingga ke Jakarta sampai berlabuh di Depok bersama si Dia. Sosok pegiat Tafsir Ilmi ini, juga hobby Futsal, Khataman, Tennis Meja, Blogging, dan renang. {facebook#https://web.facebook.com/RulHas.SulTra} {twitter#https://twitter.com/RulHasBS} {google#https://plus.google.com/+HasrulBS} {youtube#https://www.youtube.com/user/Zulhas1} {linkedin#https://www.linkedin.com/in/hasrul-bs-31102835/}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.