Hadis Maqthu - Nisbat kepada Tabi'in

Salam buat Sobat SQ - BLOG dimanapun berada ! Postingan ini melengkapai pembahasan sebelumnya terkait klasifikasi hadis berdasarkan tinjauan nisbat. Seperti yang telah kami sebutkan, tema ini menyangkut 4 pembahasan yaitu hadis Qudsi, hadis marfu, hadis mauquf dan terakhir yang akan kita bahas kali ini ialah hadis maqthu.

A. DEFINISI HADIS MAQTHU

Menurut bahasa, Kata Al-Maqthu (المقطوع ) berasal dari kata قطع – يقطع – قطعا – قاطع – وهو مقطوع yang berarti terpotong yang merupakan lawan dari kata Mausul yang berarti bersambung. Sedangkan, secara istilah adalah sebagai berikut:

وَهُوَ مَاأُضِيْفَ اِلَى التَّابِعِيِّ قَوْلاً كَانَ اَوْفِعْلاً أَوْفِعْلاً [1] .

"Yaitu sesuatau yang disandarkan pada Tabiin baik perkataan maupun perbuatan tabi'in tersebut". Atau:

ماأضيف الى التابعي[3] أو من دونه من قول أوفعل[2]

"Sesuatu yang disandarkan kepada tabi'i atau generasi yang datang sesudahnya berupa perkataan atau perbuatan" .

Hadis Maqthu tidak sama dengan munqhati, karena maqthu adalah sifat dari matan, yaitu berupa perkataan Tabi'in atau Tabi at-Tabi'in, sementara munqathi adalah sifat dari sanad, yaitu terjadinya keterputusan sanad.

B. CONTOH HADIS MAQTHU

1. Maqthu Qauli (perkataan)

عن عبد الله بن سعيد بن ابي هند قال : قلت لسعيد بن المسيب : ان فلانا اعطس والامام يخطب فشمته فلان. قال : مره فلا يعودن (الاثر)

“Dari Abdillah Bin Sa`Id Bin Abi Hindin, ia berkata: aku pernah bertanya kepada Sa`id Bin Musayyib; bahwasanya si fulan bersin, padahal imam sedang berkhutbah, lalu orang lain ucapkan “yarhamukallah” (bolehkan yang demikian?) jawab Sa`Id Bin Musayib “perintahlah kepadanya supaya jangan sekali-kali diulangi”. (al-atsar)

Sa`id Bin Musayyib adalah seorang tabi`in dan Hadits diatas adalah Hadits Maqthu. Tidak mengandung hukum.

2. Maqthu Fi’li (perbuatan)

عن قتادة قال : كان سعيد بن المسيب يصلي العصر ركعتين. (المحلى)

“Dari Qatadah, ia berkata: adalah Sa`Id Bin Musaiyib pernah shalat dua rakaat sesudah ashar”. (Al-Muhalla)

Sa`id Bin Musayyib adalah seorang tabi`in, dan Hadits diatas adalah Hadits Maqthu berupa cerita tentang perbuatannya yang tidak mengandung hukum.

3. Maqthu Taqriry

عن الحكم بن عتيبة قال : كان يؤمنا فى مسجدنا هذا عبد فكان شريح يصلي فيه. (المحلى)

“Dari hakam bin utaibah, ia berkata: adalah seorang hamba mengimami kami dalam mesjid itu, sedang syuraih (juga shalat disitu)”. (Al-Muhalla)

Syuraih ialah seorang tabi`in. riwayat Hadits ini menunjukan bahwa syuraih membenarkan seorang hamba jadi imam.

C. KEHUJJAHAN HADIS MAQTHU

Hadis Maqthu' tidak dapat dijadiakan sebagai hujjah atau dalil untuk menetapkan suatu hukum, karena status dari perkataan Tabi'in sama dengan perkataan Ulama lainnya. Disamping itu, Hadis maqthu yang merupakan perkataan tabi’in bukanlah hadis sebagaimana yang bersumber dari Nabi. Menurut Imam Zarkasyi, adapun perkataan Maqthu dimasukan ke dalam hadis merupakan sesuatu yang mempermudah.[4] Sehingga Hadits Maqthu tidak bisa dipergunakan sebagai landasan hukum, karena Hadits Maqthu hanyalah ucapan dan perbuatan seorang muslim. Tetapi jika didalamnya terdapat qarinah yang baik, maka bisa diterima dan dapat menjadi Marfu’ Mursal.[5]

D. KITAB YANG BANYAK MENGANDUNG HADIS MAUQUF DAN MAQTHU

Diantara kitab-kitab yang dipandang banyak mengandung Hadis Mauquf dan Hadis Marfu adalah :[6]
  • Mushannaf Ibnu Abi Syaibah
  • Mushannaf Abdurrazzaq
  • Kitab-kitab tafsir, seperti karya Ibnu Jarir; Ibnu Abi Hatim; dan Ibnul Mundzir.


ENDNOTE

[1] Ahmad Umar Hasyim, قواعداصول الحديث, Hal 115, Bab تقسيم الحد يث باعتبار من أضيف إليه
[2]  التابع : هـومالقى الصحابي مسلما ومات على السلام
[3] Dr. M. Tohan, Mustalahatul Hadis, Hal. 109, Bab Taksimul Khabar binnisbati ila man isnida ilaihi
[4] Mohammad Anwar, Ilmu Musthalahah Hadis, Hal. 34 , Bab Hadis Marfu’-Mauquf-Maqthu
[5] Dr. Abdul Majid Khon, Ulumul Hadis, Hal. 233, Bab macam-macam hadis dari berbagai tinjauan
[6] Ibid.  Hal. 232

SEKIAN SOBAT
MOGA BERMANFAAT
Label:

Posting Komentar

[facebook][blogger]

Author Name

Abdul Somad

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-JomNWnKTeaA/WgsRFWh_ALI/AAAAAAAAG7E/1Rzp6Wg6VUofCBa-ebIp5hwoVc3sUt2RgCLcBGAs/s640/Spoiler%2B2%2Bbahasa%2Buntuk%2Bblogger.jpg} Do not give up just because it failed at the first opportunity, Something precious you will not have it easily. Keep trying! {facebook#https://www.facebook.com/somadabdul8708} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.