Rasm, Kaidah & Illat al-A'raf 43 - Rasm Usmani

Salam Sobat SQ BLOG dimanapun berada !!! Setelah siang tadi menguraikan sekilas Ilmu Rasm Usmani, kesempatan malam kali ini kami memberikan uraian contoh Rasm, kaidah dan Illat penulisan ayat-ayat al-Quran berdasarkan ilmu Rasm Usmani.

Sebenaranya postingan kali ini sich seharusnya merupakan bagian ke-3 setelah menguraikan sekilas ilmu rasm usmani sebagai bagain ke-1 dan 6 pokok kaidah Rasm Usmani sebagai bagian ke-2. Namun hal tidaklah menjadi hambatan bagi teman2 bagi yang pengen menambah wawasannya akan kajian ini. Justru pada bagian ke-3 yaitu aplikasi contoh akan memberikan pemahaman yang lebih karena akan memadukan teori dan praktek. Begitu bukan??? Hehee, maaf kalau uda bertele-tele, diminum dulu air panasnya nanti keburu dingin. Baiklah sobat, inilah materi kita kali ini !!!

Ohh iya sobat, materi di bawah ini merupakan tugas pribadi saya dalam mata kuliah ini. Jadi, mohon maaf jika terdapat kesalahan. Walaupun demikian, kami sepenuhnya telah berupaya memberika yang terbaik dan masing-masing jawaban kami cantumkan halaman referensinya. Panduan utama dalam tulisan ini berdasarkan Buku Ilmu Rasm Usmani karya Dr. Ahmad Fathony, Lc, MA, Guru besar Ilmu Qira'at dan Ilmu Rasm Usmani IPTIQ Jakarta (Putra) dan IIQ Jakarat (putri)

>> Surah al-A’raf ayat 43

ونزعنا ما في صدورهم من غل تجري من تحتهم الأنهر وقالوا الحمد لِله الذي هدىنا لهذا وما كنا لنهتدي لولا أن هدىنا الله لقد جاءت رسل ربنا بالحق ونودوا أن تلكم الجنة أورثتموها بما كنتم تعملون ﴿ سورة الأعراف : ٤٣ ﴾


>> Uraian Rasm, kaidah dan Illatnya sebagaimana pedoman Ilmu Rasm Usmani sebagai berikut:

a) Lafazh (الأنهر) 



Kaidah pertama : Penulisan Hamzah Wasal 
  • Kaidah penulisan hamzah (ء) yang terletak di awal kalimah 
  • Illatnya, hamzah wasal 
  • Rasmnya dengan bentuk alif (ا)
[Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122]


Kaidah kedua : Penulisan Hamzah di Awal Kalimah 

  • Kaidah penulisan hamzah (ء) yang terletak di awal kalimah 
  • Illatnya, hamzah (ء) dengan ziadah lam ta’rif (ال) di awal kalimah dengan ketentuan bahwa huruf ziadah tidak boleh menjadi penghalang bagi hamzah untuk tetap dianggap berstatus sebagai awal kalimah 
  • Rasmnya dengan bentuk alif 

[Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122]


Kaidah Ketiga : Membuang Huruf 
  • Kaidah membuang huruf (حزف الحرف), yaitu membuang “alif”
  • Illatnya, lafazh tersebut berulang dalam al-Quran 
  • Rasmnya ditulis dengan hazf alif 
[Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 47]

Sobat SQ, dari pemaparan diatas nampak bahwa untuk menuliskan Lafazh (الأنهر), dibutuhkan tiga kaidah, yaitu kaidah penulisan hamzah wasal, kaidah penulisan hamzah di awal kalimah, kaidah membuang huruf. Namun, tidak semua lafal menggunakan tiga kaidah, terkadang hanya dua bahkan ada juga yang cukup satu kaidah saja. Hehee, ini sekedar intermezo aja sobat.... YUK kita lanjutkan Rasm, kaidah dan Illat dalam Surah al-A'raf ayat 43 !!!

b) Lafazh (وقالوا)
  • Kaidah penambahan huruf (زيادة الحروف), yaitu ziadah alif 
  • Illatnya, waw jama di akhir kalimah fi’il 
  • Rasmnya ditulis dengan ziadah alif

[Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 107-108]


Seperti contoh b di atas sobat, hanya menggunakan satu kadah, yaituh kaidah penambahan huruf !!!

c) Lafazh (الحمد) 

  • Kaidah penulisan hamzah (ء) yang terletak di awal kalimah 
  • Illatnya, hamzah wasal 
  • Rasmnya dengan bentuk alif (ا) 
[Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122]

d) Lafazh (الذي) 

Kaidah pertama : Penulisan Hamzah (ء) 
  • Kaidah penulisan hamzah (ء) yang terletak di awal kalimah 
  • Illatnya, hamzah wasal 
  • Rasmnya dengan bentuk alif (ا) 
[Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122]

Kaidah kedua : Membuang Huruf 
  • Kaidah membuang huruf (حزف الحرف), yaitu membuang “salah satu dari dua lam” 
  • Illatnya, lafaz tersebut berulang dalam al-Quran 
  • Rasmnya ditulis dengan membuang “lam pertama” (Abu Daud) atau membuang “lam kedua” (Al-Dany) 
[Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 105-106]

Dan contoh d ini sobat yang hanya menggunakan dua kaidah saja, qimana?? menarik bukan untuk mempelajari ilmu ini !!! Yuk kita lanjut....

e) Lafazh (هدىنا) 
  • Kaidah pergantian huruf (ibdal) 
  • Illatnya, fi’il yang alifnya menjadi “lam kalimah” 
  • Rasmnya ditulis dengan ya (ي) 
[Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 155-154]

f) Lafazh (لهذا) 
  • Kaidah membuang huruf (حزف الحرف), yaitu membuang “alif” 
  • Illatnya, alif pada ha (هـ) tanbih
  • Rasmnya ditulis dengan hazf alif 
[Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 38]

g) Lafazh (أن) 
  • Kaidah penulisan hamzah (ء) yang terletak di awal kalimah 
  • Illatnya, hamzah berbaris fathah di awal kalimah 
  • Rasmnya dengan bentuk alif (ا) 
[Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122]

h) Lafazh (الله) 
  • Kaidah penulisan hamzah (ء) yang terletak di awal kalimah 
  •  Illatnya, hamzah wasal 
  • Rasmnya dengan bentuk alif (ا) 
[Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122]

i) Lafazh (جاءت) 

Kaidah pertama: 
  • Kaidah penulisan hamzah (ء) hidup di tengah kalimah yang terletak sesudah alif yang berada di tengah kalimah 
  •  Illatnya, hamzah berharakat fathah di tengah kalimah 
  • Rasmnya ditulis sesuai huruf yang sejenis dengan harakatnya (من جنس حركة نفسها) 
[Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 131]

Untuk menghindari bertemunya dua alif (إجتماع المئلين) diberlakukan kaidah lainnya. 

Kaidah kedua: 
  • Kaidah membuang bentuk rasm hamzah disebabkan berkumpulnya dua bentuk rasm yang sama
  • Illatnya, hamzah hidup ditengah kalimah yang berbaris fathah dan terletak sesudah alif yang juga terletak di tengah kalimah 
  • Rasmnya ditulis dengan tanpa bentuk (بدون الصورة / حزف الصورة), yaitu [جاءت < جاأت] 
[Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 131]

i) Lafazh (ونودوا) 
  • Kaidah penambahan huruf (زيادة الحروف), yaitu ziadah alif 
  •  Illatnya, waw jama di akhir kalimah fi’il 
  • Rasmnya ditulis dengan ziadah alif 
[Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 107-108]

k) Lafazh (الجنة) 
  • Kaidah penulisan hamzah (ء) yang terletak di awal kalimah 
  • Illatnya, hamzah wasal 
  • Rasmnya dengan bentuk alif (ا) 
[Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122]

l) Lafazh (أورثتموها) 
  • Uraiannya seperti pembahasan di atas (bagian c, f, g dan i) dengan illat hamzah (ء) berbaris dhammah 
[Sumber: Ahmad Fathoni, Rasm Usmani, hal. 121-122]


pdf Download

Server Satu  >>HERE  -  Server Dua >>HERE


SEKIAN - SALAM SQ BLOG
Label:

Posting Komentar

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.