Hadis Dha’if dan Al-Shohih al-Muhtaf bil Qoro’in

A. Hadis Dho'if

Secara bahasa dhoif berarti lemah atau lawan dari kuat. Yang dimaksud dengan hadist doif disini ialah apa-apa yang belum terkumpul didalamnya sifat hasan. Contoh hadis dhoif sebagai berikut: 



حَدَّثَنَا بُنْدَارٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ وَبَهْزُ بْنُ أَسَدٍ قَالُوا حَدَّثَنَا حَمَادُ بْنُ سَلَمَةِ عَنْ حَكِيمٍ الْأَثْرَمِ عَنْ أَبِي تَمِيمَةَ الهُجَيْمِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ 


عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَتَى حَائِضًا أَوْ امْرَأَةً فِي دُبُرِهَا أَوْ كَاهِنًا فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ )رواه االترمذي) 

Lalu Imam Tirmidzi pun berkata setelah meriwayatkannya, “ kami tidak tahu hadits ini melainkan dari hadist hakim al asrom dari abi taymiyyah al hijmi dari abi hurairah.[1]” Para Ulama berbeda pendapat di dalam hukum menggunakan hadist dha’if.dan jumhur ulama mengistihabkan penggunaan hadist doif di dalam fadilah amal akan tetapi dengan tiga syarat sebagaimana yang telah di jelaskan oleh Ibnu Hajar:[2] 

1. hadist tak terlalu dhoif,

2. masuk kedalam katgori hadist yang diamalkan seperti hadist muhkam (hadist maqbul yg tidak terjadi pertentangan dengan hadist lain), dan 

3. tidak diyakini secara yakin kebenaran hadist itu dari nabi tetapi Karena berhati-hati semata atau ikhtiyat.[3]

B. Al-Shohih al-Muhtaf bil Qoro’in 

Muhtaf bil qoro’in adalah yang terdapat dan menunjukan kepada kelebihan padanya atas apa-apa yang di syaratkan oleh maqbul. Al-Shohih al-Muhtaf bil Qoro’in itu memiliki beberapa macam, yang paling mashur adalah: 

a. Apa-apa yang telah diriwayatkan oleh Syaikhani di sohihnya dan belum sampai ke batas mutawatir. Hal ini didukung oleh beberapa pendorong : 

1) Dikarenakan kebesaran beliau berdua di dalam ilmu hadis 

2) Keunggulan kitab Shohih beliau berdua diantara kitab yang lain 

3) Ulama menerima serta mempelajari kitab beliau 

b. Al-masyhur apabila memiliki turuq yang sangat jelas dan semuanya selamat dari lemahnya periwayatan dan Illal. 

c. Khabar musalsal, khabar musalsal secara bahasa adalah bersambungnya sesuatu dengan sesuatu yang lain. Adapun secara istilah hadits adalah hadits yan di riwayatkan oleh banyak orang sanadnya atas satu sifat ataw satu keadaan.khabar mulsalsal yang dapat menjadi muhtaf bil qoroin apabila di riwayatkan oleh para imam-imam yang dapat dipercaya dan meyakinkan, selama periwayatnya tidak asing. 

Seperti hadits yang di riwayatkan imam ahmad dari iama syafi`i dan imam syafi`I meriwayatkanya dari imam malik dan orang yang meiwayakanya dari imam syafi`I banyak lagi selain imam ahmad begitu pula banyak orang pula yang meriwayat kanya dari imam malik. Contoh hadis: 

أخبرني أبو عمر عن أبي العباس ثعلب قال كل مستطيل كفة مضمومة الكاف وكل مستدير كفة بكسرها وقال أبو سليمان في حديث سعيد أنه قال وقعت فتنة عثمان فلم يبق من المهاجرين أحد ووقعت الحرة فلم يبق من أهل الحديبية أحد ووقعت الثالثة فلم ترتفع وفي الناس طباخ…. يرويه أحمد بن حنبل عن يحيى بن سعيد القطان عن يحيى بن سعيد الأنصاري عن سعيد بن المسيب 

Hukumnya hadist muhtaf bil qoroin adalah hadist yang paling kuat dari khabar manapun yang diterima. Seandainya khabar muhtaf bilqoroin itu bertentangan dengan hadist maqbul yang lainnnya maka yang didahulukan atau yang diambil adalah hadist muhtaf bil qorooin.[4]

Disusun Oleh Dzikron, Ali Muzakkir dan Abdul Hakim

[1]Imam tirmidzi, kitab jaami’ tirmidzi. jil 1. hal 419-420
[2]Kitab Tadriburrawi, jil.1 hal. 298-299 dan Fathul mughist, jil.1 hal. 268
[3]Ajaj al khatib, kitab Mukhtashor al wajiz, hal. 157-160
[4]Doktor mahmud tohhan, kitab taisier mustolah hadist, hal, 55. haromaini
Label:

Posting Komentar

[facebook][blogger]

Author Name

Abdul Somad

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-JomNWnKTeaA/WgsRFWh_ALI/AAAAAAAAG7E/1Rzp6Wg6VUofCBa-ebIp5hwoVc3sUt2RgCLcBGAs/s640/Spoiler%2B2%2Bbahasa%2Buntuk%2Bblogger.jpg} Do not give up just because it failed at the first opportunity, Something precious you will not have it easily. Keep trying! {facebook#https://www.facebook.com/somadabdul8708} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.